PENTINGNYA KERJA
SAMA TERHADAP KINERJA KARYAWAN
Meita Nurmawanti
Politeknik Negeri Bandung, Jurusan Administrasi
Niaga, Program Studi Administrasi Bisnis
ABSTRACT
The purpose
of thewritingabout"the importance of cooperationon the
performance ofthe employees" istotellespeciallyto
employeesin order totake advantage ofthis cooperationasone of thebenchmarkto
advanceanorganizationtogether. so thatanorganization's
success is notobtainedbya person, but
ratherobtainedcooperate.
Key Words:Collaboration and Employee performance
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Salah satu upaya untuk
meningkatkan kinerja karyawan adalah dibutuhkannya evaluasi terhadap kinerja
karyawan, salah satu hal yang memang perlu adanya evaluasi terhadap kinerja karyawan
ialah mengenai sikap bekerjasama.
Dalam zaman globalisasi ini
telat menuntut kita dengan semua perubahan yang cepat sehingga, menyebabkan
kita pun dituntut agar memiliki pemikiran yang kompleks disemua hal.
Agar dapat hidup dizaman atau
era globalisasi ini kita harus dapat
bersaing dengan negara-negara lain dengan cara bekerjasama. Jika kerjasama
antar karyawan baik, maka kinerja perusahaan juga akan meningkat.
Kinerja karyawan itu berkaitan
dengan hal strategi organisasi, tujuan organisasi.Maka dari itu kinerja
karyawan adalah melalakuan sebuah pekerjaan beserta hasil dari pekerjaan itu
sendiri.
Karena unsur yang paling
penting salah satunya adalah kinerja karyawan, maka kerjasama dalam dalam
kinerja karyawan pun adalah salah satu hal yang memang perlu diperhatikan,
untuk tercapainya tujuan dari organisasi tersebut.
Maka dari itu sangat diperlukan
sekali adanya manajemen kerjasama.Baik kerjasama antar karyawan, dengan atasan,
maupun kerjasama dengan bawahan.
TUJUAN
Tujuan dari
penulisan tentang "pentingnya kerja sama terhadap kinerja karyawan"
adalah untuk memberitahu terutama kepada karyawan dalam rangka mengambil
keuntungan dari kerjasama ini sebagai salah satu patokan untuk memajukan
organisasi bersama-sama.
Sehingga kesuksesan organisasi tidak
diperoleh oleh seseorang, melainkan diperoleh bekerja sama. Berikut ini beberapa tujuan pentingnya sebuah kerjasama
terhadap kinerja karyawan, yaitu:
1.
Menciptakan keharmonisan antar tiap
karyawan.
Kerjasama
akan menimbulkan keharmonisan tiap karyawan, masing-masing karyawan dituntut
memang saling membutuhkan satu sama lain. Oleh karena itu keharmonisan pasti
akan terjain.
2.
Memudahkan pekerjaan terselesaikan
dengan waktu yang lebih cepat.
Dengan kerjasama semua pekerjaan
yang begitu berat akan terselesaikan dengan waktu yang sangat cepat, karena
dilakukan secara bersama-sama. Masing-masing orang saling tolong menolong
bahu-membahu dalam melaksanakan pekerjaan.
3.
Terciptanya pembagian tugas sesuai
dengan bidangnya.Masing-masing karyawan akan menempati jabatannya sesuai
bidangnya masing-masing.
4.
Menghasilkan beberapa ide yang mampu
menjadikan sebagai alternative.Karena dikerjakan secara bersama, maka akan
banyaknya ide yang muncul dari tiap-tiap karyawan. Sehingga ide-ide tersebut
bisa dijadikan sebagai alternative.
5.
Memudahkan untuk mencapai tujuan
organisasi.
Maka dari itu dengan adanya
kerjasama maka tujuan bersama pun akan tercapai.
Melihat pengertian dari sebuah
organisasi pun yaitu memiliki arti bahwa organisasi adalah beberapa orang yang
berkumpul untuk mencapai tujuan bersama.Maka untuk mencapai tujuan tersebut
kita semua harus bersama-sama mengwujudkannya.Sehingga kerjasama sangat
berpengaruh terhadap kinerja karyawan.
PERBANDINGAN
TEORI
Teori mengenai kerjasama
Tracy (2006) menyatakan bahwa, Kerja
tim merupakan kegiatan yang dikelola dan dilakukan sekelompok orang yang
tergabung dalam satu organisasi.
Kerja tim dapat meningkatkan kerja
sama dan komunikasi di dalam dan di antara bagian-bagian perusahaan.
Biasanya kerja tim beranggotakan
orang-orang yang memiliki perbedaan keahlian sehingga dijadikan kekuatan dalam
mencapai tujuan perusahaan.
Pernyataan
di atas diperkuat Dewi (2007)
Kerja tim (teamwork) adalah bentuk
kerja dalam kelompok yang harus diorganisasi dan dikelola dengan baik. Tim
beranggotakan orang-orang yang memiliki keahlian yang berbeda-beda dan
dikoordinasikan untuk bekerja sama dengan pimpinan. Terjadi saling
ketergantungan yang kuat satu sama lain untuk mencapai sebuah tujuan atau
menyelesaikan sebuah tugas. Dengan melakukan kerja tim diharapkan hasilnya
melebihi jika dikerjakan secara perorangan
Salah satu pakar menyatakan bahwa
kerjasama merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara bersamaan atupun
berkelompok sehingga tergabung dalam sebuah organisasi.
Adanya kerjasama dan komunikasi
dapat meningkatkan terhadap suatu kinerja suatu karyawan. Anggota kerjasama ini
terdiri dari beberapa tim yang beranggotakan dari beberapa bagian orang yang
mempunyai perbedaan dalam bidangnya, sehingga dengan adanya perbedaan tersebut
menjadikan menjadikan suatu kekuatan dalam suatu organisasi untuk mencapai
tujuan.
Kemudian pernyataan mengenai
kerjasama diperkuat kembali oleh seorang pakar bahwa kerjasama adalah suatu
bentuk kelompok atau secara bersamaan yang harus diorganisasikan dengan baik.
Sehingga harus adanya sebuah
perencanaan, pengelolaan, pengorganisasian yang dapat menjadikan tercapainya
suatu peningkatan kinerja dalam organisasi.
Sehingga terjadinya suatu
ketergantungan antar karyawan yang mengakibatkan pencapaian tujuan dapat
terealisasikan dengan cepat secara bersamaan.
Teori mengenai kinerja karyawan
Secara etimologi, kinerja berasal
dari kata prestasi kerja (performance). Sebagaimana dikemukan oleh Mangkunegara
(2007) bahwa isitilah kinerja dari kata kata job performanceatau actual
performance(prestasi kerja atau prestasi sesungguhnya yang dicapai oleh
seseorang) yaitu hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh
seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang
diberikan padanya.
Lebih lanjut Mangkunegara (2007)
menyatakan bahwa pada umumnya kinerja dibedakan menjadi dua, yaitu kinerja
individu Dan kinerja organisasi.Nawawi (2004) menyatakan bahwa, “Kinerja adalah
hasil pelaksanaan suatu pekerjaan, baik bersifat fisik/ material maupun non
fisik/ non material.
Menurut Simanjutak (2005), ”Kinerja
adalah tingkatan pencapaian hasil atas pelaksanaan tugas tertentu. Simanjuntak
juga mengartikan kinerja individu sebagai tingkat pencapaian atau hasil kerja
seseorang dari sasaran yang harus dicapai atau tugas yang harus dilaksanakan
dalam kurun waktu tertentu”.
Foster dan Seeker (2001) menyatakan
bahwa, “Kinerja adalah hasil yang dicapai seseorang menurut ukuran yang berlaku
untuk pekerjaan yang bersangkutan”
Menurut seorang pakar juga berpendapat mengenai
kinerja karyawan ialah sebuah prestasi ataupun patokan dari suatu hasil seorang
karyawan dalam bekerja. Kinerja karyawan ini bergantung kepada dua faktor yaitu
motivasi kerja, serta kemampuan karyawan.
Motivasi kerja ialah dorongan dari
dalam pegawai untuk melakukan pekerjaan. Sehingga dengan adanya suatu motivasi
yang tinggi semua karyawan akan memberikan hasil sebai dan semaxsimal mungkin
sehingga akan mempengaruhin terhadap kinerja karyawan. Kemudian untuk kemampuan
karyawan seperti: pendidikan, pengetahuan, dan pengalaman.
Tingkat kemampuan seorang karyawan dapat mempengaruhi hasil kinerja para karyawan
dimanasemakintinggi tingkat kemampuan seseorang makan akan menghasilkan
kinerjayang semakin tinggi pula.
Kemudian seorang pakar menjelaskan
bahwa untuk mengatahui kinerja organisasi serta individu dapat dilihat melalui
5 faktor. Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhinya yaitu:
a.
Pengetahuan
Pengetahuan
seseorang sangat diperlukan untuk mencapai tujuan organusasi.Maka dari itu
seseorang dituntut agar memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas.
b.
Ketrampilan
Tidak hanya pengetahuan saja yang
perlu dimiliki, namun keterampilan pun sangat harus dimiliki.
c.
Kemampuan
Kemampuan
memiliki makna yang sangat banyak, baik dalam kemampuan berkomunikasi,
kemampuan bekerjasama dengan baik, maupun kemampuan untuk bersosialisasi dengan
rekan kerjanya agar tujuan dari organisasasi dapat tercapai.
d.
Sikap
Sikap merupakan sebagian dari
kinerja seseorang, percuma saja kita memiliki intelektual yang tinggi namun,
tidak ditunjang dengan sikap yang baik.
Sehingga kemampuan dan keterampilan
merupakan faktor-faktor individual yang dimiliki oleh masing-masing karyawan.Semakin
tingginya kompeten kemampuan dan ketrampilan yang dimiliki masing-masing
karyawan, maka akan mempengaruhi pula terhadap pencapaian hasil kinerja.
Kemudian pakar lain juga
mengungkapakan bahwa kinerja karyawan merupakan tingkatan pencapaian hasil,
seberapa besar usaha yang kita peroleh selama bekerja. Kemudian kinerja pula
diartikan sebagai tingkatan pencapaian ataupun suatu hasil kerja seseorang dari sasaran yang harus kita capai.
PEMBAHASAN
Kerjasama
merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dalam
pencapaian suatu tujuan. Kerjasama begitu penting, karena melihat dari
hakekatnya bahwa seorang manusia tidak dapat hidup sendirian, manusia
membutuhkan bantuan orang lain atau dengan kata lain manusia sebagai makhluk social.
Begitu
pula dalam sejarah bahwa kemerdekaan Indonesia dihasilkan karena adanya
kerjasama bukan karena buah tangan Soekarno seorang saja.Melihat sebuah kisah
berupa pilosofi antara gajah yang jahat dengan seorang semut, mengikuti alur
ceritanya seorang semut itu pun pasti akan mati karena dterinjak oleh seekor
gajah.
Tetapi
akan menjadi lain cerita apabila semut tersebut membawa teman-temannya dan
melakukan kerjasama, maka yang akan mati adalah
seekor gajah tersebut. Ataupun kita dapat melihat tidak adanya pengusaha
yang berhasil karena ia bekerja sendiri.
Kerjasama
terjalin karena adanya tujuan yang sama dari tiap anggotanya sehingga memiliki
hasrat atau usaha untuk dilakukan secara bersama-sama.
Namun
dengan demikian manajemen kerjasama dilingkungan kantor dapat diartikan sebagai
suatu proses atau usaha yang dilakukan oleh beberapa orang yang memiliki visi
misi serta keinginan yang sama guna mencapai tujuan dari sebuah kantor.
Apalagi
melihat dengan kondisi sebuah kantor yang menuntut kita harus bisa bekerja sama
dengan baik, tentunya didalam kantor kita tak selalu bekerja sendiri.
Kita
akan berurusan dengan orang lain baik dalam penyelesaian sebuah pekerjaan
maupun dalam penyelesaian sebuah masalah didalam kantor. Dengan cara
berinteraksi berkoordinasi satu dengan yang lainnya yang dapat menghasilkan
sinergi untuk mencapai tujuan bersama.
Berikut
ini hal-hal apa sajakah yang mempengaruhi terciptanya kerjasama yang efektif
yaitu
1.
Adanya
kesamaan visi dan misi yang jelas sesuai dengan komitmen bersama.
2.
Adanya
kesamaan dalam pencapaian tujuan dari sebuah kantor.
3.
Masing-masing
individu saling menghargai.
4.
Adanya
seseorang yang memimpin untuk membantu memandu jalannya kerjasama dengan baik.
5.
Keterbukaan
dan saling percaya antar anggota dengan membebaskan para anggota untuk
menyampaikan aspirasinya tanpa adanya batasan.
6.
Apabila
terjadi sebuah perbedaan pendapat sebaiknya diselesaikan dengan bermusyawarah
yang bersifat membangun bukan yang bersifat menjatuhkan.
7.
Fokus
kepada hasil proses bukan kepada hasil akhir.
Unsur
kerjasama dilingkungan kantor sangat banyak, baik dalam kerjasama antar atasan,
kerjasama dari atasan dengan bawahan atupun kerjasama antar bawahan.
Berikut
ini cara menjalin kerjasama yang baik dari bawahan dengan atasan:
1.
Memberikan
sebuah masukan dengan baik.
2.
Jangan
selalu beranggapan bahwa seorang atasan tidak memperhatikan anda dalam hal
berpendapat, sebaiknya anda dapat berbuat inisiatif terlebih dahulu untuk
memberikkan masukan kepada atasan agar atasan dapat mengetahui dan
mempertimbangkan bahwa pendapat yang anda sampaikan memang sangat bermanfaat.
3.
Selalu
terlihat professional
4.
Jangan
menganggap bahwa atasan seperti seorang teman kerja biasa, untuk menyampaikan
pendapat kepada seorang atasan maka kita harus memiliki sebuah tutur kata yang
baik, agar pendapat yang kita sampaikan dapat diterima oleh atasan.
5.
Mengetahui
gaya komunikasi Kita harus mengetahui gaya komunikasi apakah yang memang dapat
diterima oleh atasan, agar kerjasama dapat terjalin dengan baik. Seperti
Apakah dengan menggunakan e-mail,
chatting, melalui telepon, ataupun bertatap wajah langsung, kemudian selain hal
itu kita pun harus mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan kerjasama
tersebut.
Jika
kita sudah mengetahui hal-hal tersebut maka akan lebih mempermudah kita untuk
menjalin kerjasama yang baik dengan atasan.
Pengertian Kinerja
Karyawan dan kaitannya dengan kerjasama
Kinerja
karyawan dapat disebut juga dengan prestasi kerja, atau sesuatu hal yang
dilakukan beserta dengan hasil yang diterima.
Kinerja
karyawan sangat banyak tergantung dari pentingnya suatu kerjasama yang baik
antar tim, baik kerjasama yang dilakukan antar sesama rekan kerja, kerjasama
terhadap atasan maupun kerjasama dari atasan dengan seorang bawahan.
Berikut
ini cara untuk dapat bekerjasama agar meningkatkan kinerja karyawan:
1.
Tanamkanlah
sikap saling membutuhkan antar karyawan.
2.
Sikap
saling membutuhkan akan mempengaruhi terhadap kinerja karyawan, dengan jelas
apabila kita saling ketergantungan, maka tidak dipungkiri beberapa peran akan
menjalin hubungan kerjasama karena adanya sikap saling membutuhkan.
3.
Hambatan
dalam hal ini sebagian karyawan banyak yang masih meninggikan egonya, sehingga
menghambat terjadinya kerjasama dan menurunnya kinerja para karyawan. Ego
tersebut antaranya ada perasaan yang menggap bahwa mereka yang lebih senior
lebih berpengalaman, adapun yang menganggap bahwa mereka merupakan suatu unit
yang paling penting diantara unit-unit lainnya. Untuk mengatasinya, pihak
manajemen harus dapat memberikan serta mensosialisasikan akan pentingnya
kerjasama yang dapat meningkatkan akan kinerja para karyawannya sehingga tujuan
organisasi dapat tercapai dengan mudah.
4.
Pengembangan
kerjasama
Manajemen
harus jeli serta teliti dalam budaya kerjasama, harus terus mengontrol serta
mengevakuasi dari kerjasama tersebut, dengan dilakukannya usaha-usaha yang
intensif, sehingga tujuan tidak hanya sekedar impian semata melainkan dapat
terwujud.
Berikut
ini usaha-usanya yang harus dilakukan antara lain:
A.
Sosialisasi
tentang pentingnya kerjasama terhadap kinerja karyawan.
B.
Adanya
sebuah penghargaan, penilaian ini didasarkan kepada sejauh manakah kita
mencapai sebuah target apakah ada progress ataupun sebaliknya. Apakah kerjasama
tersebut pun telah terjalin dengan efektive, kemudian apakah konflik internal
dalam organisasi pun dapat diselesaikan dengan baik.
C.
Gabungkanlah
pelatihan kerjasama dengan beberapa unit lain atupun organisasi lain.
D.
Menciptakan
hubungan kerjasama antar karyawan harus ditunjang dengan beberapa sikap,
seperti saling menghargai antar karyawan. Dengan demikian akan mempermudah
kerjasama kita untuk meningkatkan produktivitas serta kinerja sebuah perusahaan.
E.
Fokus
pada tujuan bersama, apabila kita hanya terlalu fokus pada pencapaian
masing-masing, maka tujuan organisasi pun akan terasa sulit untuk dapat kita
capai. Maka dari itu kita harus menetapkan tujuan bersama seperti membuat
rencana jangka panjang untuk memudahkan kita meningkatkan kinerja dalam
bekerja, karena kita sudah memliki gambaran secara garis besarnya.
F.
Gambaran
mengenai peran, bagikanlah peran sesuai dengan keahlian masing-masing tiap
orang, apabila satu orang memiliki banyak sekali peran, maka akan mempersulit Untuk
kita mengembangkan kemampuan yang kita miliki karena banyak ssekali peran yang
kita lakukan. Sehingga dengan adanya pembagian peran yang merata pun dapat
mempermudah kita dalam menjalin kerjasama yang baik sehingga, menghasilkan
kinerja yang baik pula.
G.
Saling
berbagi informasi dan ide, masing-masing karyawan harus menuangkan ide nya
dalam hal menjalin sebuah kerjasama , karena ide-ide yang brilian tidak
didapatkan atau muncul dari perseorangan saja, melainkan dapat muncul karena
sebuah kesepakatan.
H.
Adanya
seorang pemimpin, bayangkan saja apabila dalam suatu hal yang melibatkan
kerjasama tidak adanya seorang komando, maka itu sangat mempengaruhi kita untuk
mencapai suatu tujuan, karena masing-masing peran bergerak egois.
Berikut
ini manfaat yang diperoleh dari pentingnya kerjasama terhadap kinerja karyawan:
Kerjasama dapat mempermudah organisasi untuk mencapai tujuan dengan lebih cepat
dan secara maksimal, sehingga hasil, kinerja karyawan atau prestasinya pun
dinikmati secara bersama-sama.
Dimana
terdapat banyak sekali ide, kreativitas serta informasi yang dihasilkan dari
sebuah kerjasama sehingga meningkatkan komitmen antar karyawan untuk satu hal
keputusan yang diambil. Sehingga pada akhirnya akan meningkatkan terhadap
kinerja para karyawan. Selain itu juga meningkatkan kinerja karyawan yang lebih
luwes atau fleksibel.
Kemampuan
koordinasi dengan unit lain harus kita miliki, karena kesuksesan atau
pencapaian tujaun organisasi tidak mudah diperoleh dengan sendirinya, pasti
didalamnya ada beberapa peran yang terlibat.
Pada
dasarnya tujuan dari sebuah perusahaan adalah meningkatkan kinerja perusahaan.Maka
dari itu dengan bekerjasamalah kinerja perusahaan dapat tercapai dengan lebih
mudah.
Berikut ini
beberapa karekteristik yang digunakan oleh perusahaan guna mendapatkan hasil
yang baik, antara lain:
1.
Adanya
komitmen terhadap tujuan bersama
Tiap-tiap
peran harus komit terhadap tujuan yang mereka buat, jangan sampai mereka ingkar
terhadap tujuan yang telah dibuat, karena kan menghambat terhadap kinerja
perusahaan sehingga sulitnya untuk mencapai tujuan bersama.
2.
Memiliki
tujuan yang spesifik
Suatu
organisasi dapat berjalan dengan baik, karena adanya tujuan yang mengerucut
atau spesifik dengan bidang yang berjalan di perusahaan tersebut.
3.
Kepemimpinan
Tujuannya
untuk mengatur atau memberi komando akan jalannya suatu kerjasama baik dalam
hal mengarahkan, mendefinisikan, maupun dengan menyepakati keputusan bersama.
4.
Meningkatkan
tanggung jawab dalam kerja serta menghindari kemalasan dalam kinerja.
Dengan adanya kerjasama, maka kita pun
dituntut untuk dapat bertanggung jawab sesuai job desk masing-masing peran.
Kemudian kita akan terhindar dari kemalasan kerja karena kita memiliki tanggung
jawab bersama.Maka dari itu kerjasama memang salah satu hal yang benar-benar
penting dalam pencapaian tujuan sebuah organisasi.
Percuma saja kita memiliki fasilitas yang
baik, memiliki modal yang banyak, tetapi pada kenyataannya kita tidak memiliki
kerjasama yang baik. Maka semua hal itu pun akan terasa begitu sia-sia apabila
kita tidak memiliki koordinasi yang baik.
KESIMPULAN
Dari
pembahasan yang telah dilakukan diatas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa
kerjasama memang sangat mempengaruhi kinerja para karyawan dalam bekerja.
Tanpa
adanya kerjasama atau coordinator antar karyawan, maka tujuan dari organisasi
pun sangat sulit untuk dicapai. Karena suatu kesuksesan tidak akan didapatkan
dengan sendirinya namun, didalamnya pasti ada orang yang terlibat.
Karena
dengan pentingnya bekerjasama, ide-ide yang didaptkan tidak hanya satu ide,
melainkan banyak ide-ide brilian yang mampu memajukan organisasi.Berikut ini beberapa tujuan pentingnya sebuah kerjasama
terhadap kinerja karyawan, yaitu:
1.
Menciptakan keharmonisan antar tiap
karyawan.
2.
Memudahkan pekerjaan terselesaikan
dengan waktu yang lebih cepat.
3.
Terciptanya pembagian tugas sesuai
dengan bidangnya.
4.
Menghasilkan beberapa ide yang mampu
menjadikan sebagai alternative.
5.
Memudahkan untuk mencapai tujuan
organisasi.
Kerjasama terjalin karena adanya tujuan
yang sama dari tiap anggotanya sehingga memiliki hasrat atau usaha untuk
dilakukan secara bersama-sama.
Namun dengan demikian manajemen
kerjasama dilingkungan kantor dapat diartikan sebagai suatu proses atau usaha
yang dilakukan oleh beberapa orang yang memiliki visi misi serta keinginan yang
sama guna mencapai tujuan dari sebuah kantor.
Kinerja suatu karyawan tidak hanya
berpengaruh oleh seseorang saja namun didalamnya banyak sekali orang yang
sangat berpengaruh.Karena keberhasilan suatu organisasi tidak hanya diperoleh
dari seseorang saja namun diperoleh oleh banyak orang. Maka dari itu kerjasama
dalam tim harus kita tingkatkan agar tujuan dari organisasi pun dapat tercapai.
Sehingga hal-hal apa sajakah yang
mempengaruhi kerjasama sehingga dapat terjalin dengan efektif yaitu:
1.
Adanya
kesamaan visi dan misi yang jelas sesuai dengan komitmen bersama.
2.
Adanya
kesamaan dalam pencapaian tujuan dari sebuah kantor.
3.
Masing-masing
individu saling menghargai.
4.
Adanya
seseorang yang memimpin untuk membantu memandu jalannya kerjasama dengan baik.
5.
Keterbukaan
dan saling percaya antar anggota dengan membebaskan para anggota untuk
menyampaikan aspirasinya tanpa adanya batasan.
6.
Apabila
terjadi sebuah perbedaan pendapat sebaiknya diselesaikan dengan bermusyawarah
yang bersifat membangun bukan yang bersifat menjatuhkan.
7.
Fokus
kepada hasil proses bukan kepada hasil akhir.
Dengan
hal-hal tersebut kerjasama dalam organisasi dapat mempermudah kita untuk
meningkatkan kinerja para karyawan sehingga hasil atau prestasi yang diperoleh
akan lebih efektif.
Berikut
ini beberapa karekteristik yang digunakan oleh perusahaan guna mendapatkan
hasil yang baik, antara lain:
1.
Adanya
komitmen terhadap tujuan bersama
2.
Memiliki
tujuan yang spesifik
3.
Kepemimpinan
4.
Meningkatkan
tanggung jawab dalam kerja serta menghindari kemalasan dalam kinerja.
5.
Maka
dari itu kerjasama memang salah satu hal yang benar-benar penting dalam
pencapaian tujuan sebuah organisasi.
6.
Percuma
saja kita memiliki fasilitas yang baik, memiliki modal yang banyak, tetapi pada
kenyataannya kita tidak memiliki kerjasama yang baik. Maka semua hal itu pun
akan terasa begitu sia-sia apabila kita tidak memiliki koordinasi yang baik.
SARAN
Seharusnya
kerjasama dalam menunjang kinerja para karyawan harus ditingkatkan sebaik
mungkin.Baik kerjasama antar karyawan, kerjasama dengan atasan maupun dengan
bawahan sekalipun.
Dengan
cara memiliki tujuan, visi dan misi yang sama guna memajukan organisasi,
memiliki hasrat saling membutuhkan sehingga kerjasama pun dapat berjalan.
Antar
karyawan saling mendukung untuk mencapai tujuan organisasi jangan ada antar
karyawan yang saling menjatuhkan
Maka
dari itu mulai dari sekarang kerjasama antar karyawan harus mulai ditanamkan
agar lebih cepat kita mencapai tujuan organisasi.Sehingga dapat mempermudah
untuk mencapai tujuan dengan lebih cepat dan secar maksimal.Sehingga, hasil
dari kerjasama itupun dapat dinikmati bersaama-sama.
Dimana
terdapat banyak sekali ide, kreativitas serta informasi yang dihasilkan dari
sebuah kerjasama.
Kemudian
lakukannlah seminar-seminar mengenai pentingnya kerjasama yang akan
mempengaruhi kinerja karyawan agar lebih mempermudah dan mengingatkan kembali
kepada para karyawan untuk bekerjasama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar