Senin, 18 Januari 2016

PENGARUH MOTIVASI TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
Meita Nurmawanti
3A-D3 Administrasi Bisnis
135211020
Program Studi Administrasi Bisnis, Jurusan Administrasi Niaga, Politeknik Negeri Bandung, Jl. Gegerkalong Hilir, Desa Ciwaruga, Jawa Barat 40012
Abstrack
Motivation is essential in every way to add support someone in doing his job. interest in entrepreneurship is also one thing that should be owned by all of us, looking from the times of our increasingly globalized then inevitably required for entrepreneurship. for it in entrepreneurship need for motivation that can increase a person's motivation for entrepreneurship. Not only alone, but demands a strong desire in students to be entrepreneurial, and compete in this ever growing business. for it is expected of students in any department has a soul and desire in entrepreneurship to meet the wishes and needs.
Keywords: interest in entrepreneurship, motivation


PENDAHULUAN
Pada kenyataannya mahasiswa kini hanya mengerti akan sebuah teori saja. Sedangkan yang diperlukan pada kenyataannya ialah harus seimbangnya, bahkan lebih mengedepankan praktek dibandingkan dengan teori.
Sehingga mahasiswa sangat kurang sekali memiliki minat untuk berwirausaha, padahal dunia bisnis cukup luas. Kebanyakan mahasiswa sekarang takut untuk berwirausaha dan lebih memilih untuk menjadi pekerja.
Melihat masalah tersebut penulis ingin mengetahui apakah motivasi akan mempengaruhi minat kewirausahaan mahasiswa. Setiap wirausaha memiliki motivasi meskipun dalam bentuk yang berbeda. Motivasi diartikan sebagai sumber penggerak bagi wirausaha untuk melakukan tindakan agar tujuan dan harapan dapat tercapai. Sardiman dalam Yunita Widyaning Astiti (2014: 49), mengemukakan motivasi mempunyai tiga fungsi dalam kehidupan manusia, yaitu:
a.       Mendorong manusia untuk berbuat, motivasi penggerak dari setiap kegiatan
b.      Sebagai penentu arah perbuatan. Motivasi memberikan arah dan kegiatan yang harus dikerjakan.
c.       Menyeleksi perbuatan yang harus dikerjakan untuk mencapai tujuan.
minat berwirausaha adalah kemampuan kreatif dan inovatif dalam menciptakan sesuatu yang baru memiliki manfaat bagi diri sendiri dan orang lain serta mampu menghadapi masalah dan memanfaatkan peluang.
Penelitian ini pada intinya adalah meneliti apakah motivasi berpengaruh besar terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Yang dimaksud dengan minat berwirausaha adalah sikap dan keinginan yang membuat seseorang tertarik mencoba sesuatu yang baru dan berusaha untuk memperoleh keuntungan dengan mempertimbangkan semua resiko yang harus dihadapi sehingga menimbulkan kekuatan pendorong kepada individu tersebut untuk menciptakan kesejahteraan bagi individu dan menambah nilai bagi masyarakat dengan mengelola sumber daya yang dimiliki. .
TINJAUAN PUSTAKA
Menurut Wahjosumidjo dalam  Yunita Widyaning Astiti (2014: 27), motivasi merupakan proses psikologi yang mencerminkan interaksi sikap, kebutuhan, persepsi, dan keputusan yang terjadi pada diri seseorang. Proses psikologi timbul akibat faktor dari dalam diri seseorang berupa kepribadian, sikap, pengalaman dan pendidikan, sedangkan dari luar diri seseorang berbagai faktor lain yang sangat kompleks. Menurut Kasmir dalam Yunita Widyaning Astiti (2006 : 18), kewirausahaan adalah suatu kemampuan menciptakan kegiatan usaha. Kemampuan menciptakan dan memerlukan adanya kreativitas dan inovasi dari yang sudah ada sebelumnya.
Kemampuan berwirausaha yang kreatif dan inovatif dapat dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses (Suryana dalam Yunita Widyaning Astiti  20014: 18).
Berikut ini Indikator atau nilai yang ada dalam berwirausaha :



Kamis, 15 Januari 2015

PENTINGNYA KERJA SAMA TERHADAP KINERJA KARYAWAN


PENTINGNYA KERJA SAMA TERHADAP KINERJA KARYAWAN
Meita Nurmawanti
Politeknik Negeri Bandung, Jurusan Administrasi Niaga, Program Studi Administrasi Bisnis
ABSTRACT
The purpose of thewritingabout"the importance of cooperationon the performance ofthe employees" istotellespeciallyto employeesin order totake advantage ofthis cooperationasone of thebenchmarkto advanceanorganizationtogether. so thatanorganization's success is notobtainedbya person, but ratherobtainedcooperate.
Key Words:Collaboration and Employee performance


PENDAHULUAN
Latar Belakang
Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja karyawan adalah dibutuhkannya evaluasi terhadap kinerja karyawan, salah satu hal yang memang perlu adanya evaluasi terhadap kinerja karyawan ialah mengenai sikap bekerjasama.
Dalam zaman globalisasi ini telat menuntut kita dengan semua perubahan yang cepat sehingga, menyebabkan kita pun dituntut agar memiliki pemikiran yang kompleks disemua hal.
Agar dapat hidup dizaman atau era globalisasi ini  kita harus dapat bersaing dengan negara-negara lain dengan cara bekerjasama. Jika kerjasama antar karyawan baik, maka kinerja perusahaan juga akan meningkat.
Kinerja karyawan itu berkaitan dengan hal strategi organisasi, tujuan organisasi.Maka dari itu kinerja karyawan adalah melalakuan sebuah pekerjaan beserta hasil dari pekerjaan itu sendiri.
Karena unsur yang paling penting salah satunya adalah kinerja karyawan, maka kerjasama dalam dalam kinerja karyawan pun adalah salah satu hal yang memang perlu diperhatikan, untuk tercapainya tujuan dari organisasi tersebut.
Maka dari itu sangat diperlukan sekali adanya manajemen kerjasama.Baik kerjasama antar karyawan, dengan atasan, maupun kerjasama dengan bawahan.
TUJUAN
Tujuan dari penulisan tentang "pentingnya kerja sama terhadap kinerja karyawan" adalah untuk memberitahu terutama kepada karyawan dalam rangka mengambil keuntungan dari kerjasama ini sebagai salah satu patokan untuk memajukan organisasi bersama-sama.

Sehingga kesuksesan organisasi tidak diperoleh oleh seseorang, melainkan diperoleh bekerja sama. Berikut ini beberapa tujuan pentingnya sebuah kerjasama terhadap kinerja karyawan, yaitu:

1.        Menciptakan keharmonisan antar tiap karyawan.
Kerjasama akan menimbulkan keharmonisan tiap karyawan, masing-masing karyawan dituntut memang saling membutuhkan satu sama lain. Oleh karena itu keharmonisan pasti akan terjain.

2.        Memudahkan pekerjaan terselesaikan dengan waktu yang lebih cepat.
Dengan kerjasama semua pekerjaan yang begitu berat akan terselesaikan dengan waktu yang sangat cepat, karena dilakukan secara bersama-sama. Masing-masing orang saling tolong menolong bahu-membahu dalam melaksanakan pekerjaan.

3.        Terciptanya pembagian tugas sesuai dengan bidangnya.Masing-masing karyawan akan menempati jabatannya sesuai bidangnya masing-masing.

4.    Menghasilkan beberapa ide yang mampu menjadikan sebagai alternative.Karena dikerjakan secara bersama, maka akan banyaknya ide yang muncul dari tiap-tiap karyawan. Sehingga ide-ide tersebut bisa dijadikan sebagai alternative.

5.    Memudahkan untuk mencapai tujuan organisasi.
Maka dari itu dengan adanya kerjasama maka tujuan bersama pun akan tercapai.
Melihat pengertian dari sebuah organisasi pun yaitu memiliki arti bahwa organisasi adalah beberapa orang yang berkumpul untuk mencapai tujuan bersama.Maka untuk mencapai tujuan tersebut kita semua harus bersama-sama mengwujudkannya.Sehingga kerjasama sangat berpengaruh terhadap kinerja karyawan.